MATERI GEOGRAFI KELAS X BAB I A.RUANG LINGKUP GEOGRAFI

 


Pada postingan ini kami menyajikan materi Geografi Kelas X BAB I Pengetahuan Dasar Geografi

Adapun Kompetensi Dasar BAB I ini adalah
3.1 Memahami pengetahuan dasar geografi dan terapannya dalam kehidupan seharihari.
4.1 Menyajikan contoh penerapan pengetahuan dasar geografi dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk tulisan.

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 RUANG LINGKUP GEOGRAFI
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini kalian diharapkan mampu menjelaskan perkembangan sejarah geografi, pengertian geografi dan ilmu bantu geografi secara cermat dan teliti serta mampu memberikan contoh penerapan geografi dalam kehidupan sehari-hari.

 
B. Uraian Materi
 

A. Sejarah Perkembangan Geografi
Sebagai ilmu pengetahuan, geografi berkembang dari masa ke masa, di mana dalam hal ini dikategorikan ke dalam 5 tahap perkembangan. Sejarah geografi itu dimulai dari geografi klasik yang berkembang di sekitar abad VI – I SM; geografi abad pertengahan dan renaissance; geografi modern; geografi akhir abad XIX dan awal abad XX; dan geografi mutakhir.
 

1) Geografi Klasik
Pada masa ini, pengetahuan tentang bumi masih dipengaruhi oleh
mitologi dan cerita rakyat. Bangsa Romawi memberi sumbangan pada
pemetaan karena mereka banyak menjelajahi negeri, dan menambahkan teknik baru. 

Salah satu tekniknya adalah periplus, deskripsi pada pelabuhan,
dan daratan sepanjang garis pantai yang bisa dilihat pelaut di lepas pantai.

 
Beberapa tokoh geografi klasik antara lain: Amaximandaros, Thales, Herodotus, Eratosthenes, Ptolomeus.

 

2) Geografi Abad Pertengahan dan Renaissance
Pada masa ini, bangsa Arab seperti Al-Idrisi, Ibnu Battuta, dan Ibnu
Khaldun memelihara dan terus membangun warisan yang ditinggalkan
bangsa Yunani dan Romawi di masa Geografi Klasik. Lewat perjalanan
Marcopolo, geografi menyebar ke seluruh Eropa. 

Saat itu, tujuan perjalanan para penjelajah sudah meliputi gold, glory, dan gospel. Pada akhir abad pertengahan perkembangan geografi banyak dipengaruhi oleh bangsa-bangsa di dunia. Bagian barat Wilayah-wilayah baru juga banyak ditemukan pada masa ini. 

Adapun beberapa tokoh geografi pada masa ini adalah Marcopolo, Bartholomeus Diaz, Vasco Da Gama, Columbus, Amerigo Vespucci dan Copernicus, Ibnu Khaldun.
 

3) Geografi Modern
Pada masa ini, geografi mulai dikenal sebagai disiplin ilmu yang lengkap,
dan menjadi bagian dari kurikulum di universitas di Eropa, terutama yang ada di Perancis dan Jerman. Adapun beberapa tokoh geografi modern lainnya adalah Immanuel Kant, Alexander Van Humbolt, Karl Ritter, Charles Darwin.
 

4) Geografi Akhir Abad XIX
Ciri pandangan geografi akhir abad ke 19 adalah terhadap iklim,
tumbuhan, hewan serta terhadap bentang alam. Kebanyakan ahli geografi pada periode ini memperdalam geologi pada penelitiannya dan kajian geografi manusia semakin berkurang. 

Beberapa tokoh geografi zaman ini adalah Fiederich Ratzel, Ferdinand Von Ritchoften, Hartshorne, Vidal De la Blache, Preston E. James, Frank Debenham.
 

5) Geografi Mutkahir
Perkembangan geografi saat ini lebih mengarah pada upaya pemecahan
masalah yang dihadapi manusia. 

Geografi tidak bisa lepas dari ilmu lainnya dan sudah menggunakan metode kuantitatif dan peranti komputer dalam penyelidikannya. Tokohnya antara lain Wrigley, Peter Hagget.
 

B. Pengertain Geografi
Pemahaman geografi terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu seiring kemajuan pemikiran penelaahan manusia. Kata geografi berasal dari geo yang artinya bumi, dan graphein yang artinya gambaran. 

Ungkapan itu pertama kali dikemukakan oleh Eratosthenes (276-194 SM) seorang ilmuwan Yunani memperkenalkan pengertian geografi dalam bukunya yang berjudul “Geographica”. 

Kata itu berakar dari geo yang artinya bumi dan graphika yang artinya lukisan atau tulisan. Eratosthenes berpendapat bahwa Bumi berbentuk bulat.
 

Berikut adalah beberapa pengertian tentang geografi yang dikemukakan
oleh para ahli, diantaranya yaitu:
1) Bernahadus Varenius (1622-1650)
Bernahadus Varenius dalam bukunya, Geographia Generalis, ia mengatakan bahwa geografi adalah campuran dari matematika yang membahas kondisi Bumi beserta bagian-bagiannya juga tentang benda-benda langit lainnya. 

Ia membagi bidang kajian geografi menjadi dua, yaitu geografi umum dan geografi khusus.
 

Geografi umum membahas tentang karakteristik Bumi mencakup tiga bagian yaitu:
a) Terestrial, merupakan pengetahuan tentang Bumi secara keseluruhan, bentuk, dan ukurannya.
b) Astronomis, membicarakan hubungan Bumi dengan bintang-bintang yang merupakan cikal bakal ilmu Kosmografi.
c) Komparatif, menyajikan deskripsi lengkap mengenai Bumi, letak, dan tempat-tempat di permukaan Bumi. 

 
Sedangkan geografi khusus mendeskripsikan tentang wilayah yang terdiri dari tiga aspek, yaitu:
a) Atmosfer, yang secara khusus membicarakan iklim.
b) Litosfer, yang secara khusus menelaah permukaan Bumi meliputi relief, vegetasi, dan fauna dari berbagai negeri.
c) Manusia, yang membicarakan keadaan penduduk, perniagaan, dan
pemerintahan dari berbagai negeri.
 

2) Immanuel Kant (1724–1821)
Selain sebagai seorang geograf, Kant juga seorang filsuf. Kant tertarik
pada geografi karena menurutnya ilmu itu dekat dengan filsafat. Semua
gagasan Kant tentang hakikat geografi dapat ditemukan dalam buku
Physische Geographie yang ditulisnya. 

Menurutnya, geografi adalah ilmu yang objek studinya adalah benda-benda, hal-hal atau gejala-gejala yang tersebar dalam wilayah di permukaan Bumi.
 

3) Alexander von Humboldt (1769–1859)
Pada mulanya Humboldt adalah seorang ahli botani. Ia tertarik geografi ketika ia mulai mempelajari tentang batuan. Ia diakui sebagai peletak dasar geografi fisik modern. Ia menyatakan geografi identik atau serupa dengan geografi fisik. 

Ia menjelaskan bagaimana kaitan Bumi dengan Matahari dan perilaku
Bumi dalam ruang angkasa, gejala cuaca dan iklim di dunia, tipe-tipe
permukaan Bumi dan proses terjadinya, serta hal-hal yang berkaitan dengan hidrosfer dan biosfer.
 

4) Bintarto (1977)
Bintarto mengemukakan, bahwa geografi adalah ilmu pengetahuan yang
mencitra, menerangkan sifat bumi, menganalisis gejala alam dan penduduk serta mempelajari corak khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur bumi dalam ruang dan waktu.
 

5) Daldjoeni
Nama Daldjoeni dikenal karena buku-bukunya yang membahas hal-hal
yang berkaitan dengan geografi. Menurutnya, geografi merupakan ilmu
pengetahuan yang mengajarkan manusia mencakup tiga hal pokok, yaitu spasial (ruang), ekologi, dan region (wilayah). Dalam hal spasial, geografi mempelajari persebaran gejala baik yang alami maupun manusiawi di muka Bumi. 

Kemudian dalam hal ekologi, geografi mempelajari bagaimana manusia
harus mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Adapun dalam hal region, geografi mempelajari wilayah sebagai tempat tinggal manusia berdasarkan kesatuan fisiografisnya.
 

6) Hasil Seminar Semarang (1988)
Seminar Lokakarya Ikatan Geograf Indonesia (IGI) di Semarang menyepakati rumusan, bahwa geografi adalah ilmu yang mempelajari
persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang
kewilayahan atau kelingkungan dalam konteks keruangan.

 
Studi geografi mencakup analisis gejala manusia dan gejala alam. Dalam
studi itu dilakukan analisis persebaran-interelasi-interaksi fenomena  tau
masalah dalam suatu ruang.
 

C. Ruang Lingkup Geografi
Karl Ritter berpendapat bahwa geografi mempelajari bumi sebagai tempat tinggal manusia. Berdasarkan konsep itu, bumi sebagai tempat tinggal manusia berkenaan dengan ruang yang memiliki struktur, pola, dan proses yang terbentuk oleh aktivitas manusia. 

Selain itu konsep “tempat tinggal manusia” tidak hanya terbatas pada permukaan bumi yang ditempati oleh manusia, tetapi juga  wilayah-wilayah permukaan bumi yang tidak dihuni oleh manusia sepanjang tempat itu penting artinya bagi kehidupan manusia. 

Menurut Huntington (Bintarto, 1977), geografi terbagi menjadi empat cabang, yaitu:
a. Phisical Geography yang mempelajari faktor fisik alam;
b. Pitogeography yang mempelajari tanaman;
c. Zoogeography yang mempelajarai hewan;
d. Antropogeography yang mempelajari manusia.
 

Menurut Muller dan Rinner (Bintarto, 1977), cabang-cabang geografi terdiriatas: 

(1) Geografi Fisik yang terdari atas geografi matematika, geografi tanah dan hidrologi, klimatologi, geografi mineral dan sumberdaya, geografi tanaman, dan geografi tata guna lahan; 

(2) Geografi Manusia meliputi geografi budaya (geografi penduduk, geografi sosial, dan geografi kota), Geografi ekonomi (geografi pertanian; geografi transportasi dan komunikasi) geografi politik; 

(3) geografi regional. Luasnya ruang lingkup geografi menimbulkan kebutuhan spesialisasi. 

Oleh karena itu muncul cabang-cabang ilmu geografi pendukung, yaitu sebagai berikut.
1) Geologi adalah ilmu yang mempelajari kejadian, struktur, komposisi, sejarah, dan proses perkembangan bumi.
2) Geomorfologi adalah ilmu yang mempelajari bentuk permukaan bumi dan proses pembentukannya.
3) Klimatologi adalah imu yang mempelajari tentang iklim dan faktor-faktor pembentuknya serta pengklasifikasian dalam sutau kelompok iklim.
4) Oseanografi adalah ilmu yang mempelajari tentang lautan.
5) Biogeografi adalah ilmu yang mempelajari pesrsebaran hewan dan tumbuhan.
6) Kartografi adalah ilmu yang mempelajari tentang proses pembuatan peta.
7) Penginderaan jauh adalah ilmu yang mempelajari tentang teknik memperoleh informasi tentang suatu objek dengan alat tanpa kontak langsung dengan objek tersebut.
 

C. Rangkuman
Berdasarkan penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa:
1. Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan atau kelingkungan dalam konteks keruangan
2. Sejarah geografi itu dimulai dari geografi klasik yang berkembang di sekitar abad VI – I SM; geografi abad pertengahan dan renaissance; geografi modern; geografi akhir abad XIX dan awal abad XX; dan geografi mutakhir.
3. Geografi umum membahas tentang karakteristik Bumi mencakup tiga bagian yaitu Terestrial, Astronomis, dan Komparatif. Sedangkan Sedangkan geografi khusus mendeskripsikan tentang wilayah yang terdiri dari tiga aspek, yaitu Atmosfer, Litosfer, dan Manusia.
4. Cabang-cabang geografi terdiri atas: (1) Geografi Fisik; (2) Geografi Manusia; dan (3) Geografi Regional.

D. Latihan Soal
Kerjakan soal berikut secara mandiri dan percaya diri, jika mengalami kesulitan berdiskusilah dengan teman sejawat.
1. Bagaimana perkembangan geografi pada masa pertengahan?
2. Apa perbedaan studi geografi klasik dan geografi nodern?
3. Bagaimana pembagian geografi menurut Varensius?
4. Bagaimana definisi geografi yang dikemukakan oleh Bintarto?
5. Apa saja yang dikaji dalam geografi fisik?

SILAHKAN KIRIM JAWABAN ANDA KEPADA GURU MELALUI WHATSAPP