PENILAIAN AKHIR HARIAN SEJARAH INDONESIA KELAS X BAB IV

 


Setelah mempelajari dua materi di BAB ini , untuk memantapkan pengetahuan anda , silahkan kerjakan soal berikut ini  dengan memilih salah satu jawaban yang benar !

Selanjutnya jawaban bisa anda kirimkan kepada guru melalui Whatsapp ! Selamat mengerjakan

 

1. Ciri ciri yang dapat dikemukakan untuk mengidentifikasi perkakas pada masa Palaeolithikum adalah ....
A. kapak genggam chopper, batu utuh belum diproses,belum bisa digunakan untuk mengolah tanah, berburu dan meramu, pola hunian nomaden.
B. kapak genggam pebble, batu diproses dengan cara dibelah, digunakan untuk menggembur tanah, bercocok tanam dengan cara berkebun, pola hunian sedenter tapi pada saat tertentu nomaden.
C. kapak lonjong dan persegi, batu diproses dengan cara diasah, digunakan untuk menggali tanah, bercocok tanam dengan cara berladang, pola hunian sedenter.
D. kapak corong, logam diproses dengan cara dicetak dan diasah, digunakan untuk membalik tanah, bercocok tanam dengan cara bersawah, pola hunian sedenter.
E. kapak bahu, logam diproses dengan cara ditempa, digunakan untuk mengaduk tanah, bercocok tanam dengan cara ladang berpindah, pola hunian sedenter.

2. Ciri ciri yang dapat dikemukakan untuk mengidentifikasi perkakas pada masa Logam adalah ....  
A. kapak genggam chopper, batu utuh belum diproses,belum bisa digunakan untuk mengolah tanah, berburu dan meramu, pola hunian nomaden.
B. kapak genggam pebble, batu diproses dengan cara dibelah, digunakan untuk menggembur tanah, bercocok tanam dengan cara berkebun, pola hunian sedenter tapi pada saat tertentu nomaden.
C. kapak lonjong dan persegi, batu diproses dengan cara diasah, digunakan untuk menggali tanah, bercocok tanam dengan cara berladang, pola hunian sedenter.
D. kapak corong, logam diproses dengan cara dicetak dan diasah, digunakan untuk membalik tanah, bercocok tanam dengan cara bersawah, pola hunian sedenter.
E. kapak bahu, logam diproses dengan cara ditempa, digunakan untuk mengaduk tanah, bercocok tanam dengan cara ladang berpindah, pola hunian sedenter.

3. Berdasarkan pengamatan terhadap Kapak Persegi dan Kapak Lonjong maka dapat disimpulkan perkakas jaman Neolithikum ini memilki ciri ciri terbuat dari ....
A. logam yang diasah
B. batu utuh yang belum diproses
C. batu yang diproses dengan cara dibelah
D. batu yang diproses dengan cara diasah
E. batu besar sebagai perangkat pemujaan kepada arwah nenek moyang.

4. Masyarakat pada Jaman Megalithikum telah mengenal tata cara penguburan yang baik. Hasil kebudayaan Megalithikum yang memberi petunjuk pernyataan tersebut adalah ....
A. dolmen
B. menhir
C. arca Batu
D. sarkopagus
E. punden berundak

5. Dalam kepercayaan Animisme masyarakat pendukungnya percaya bahwa nenek moyang mereka yang telah meninggal akan hidup lagi dan arwahnya bersemayam di puncak gunung. Masyarakat di dataran rendah yang daerahnya tidak berpegunungan biasanya membuat bangunan tinggi semacam gunung.

Hasil kebudayaan Megalithikum yang dapat memberi petunjuk pernyataan tersebut adalah .....
A. dolmen
B. menhir
C. nekara
D. sarkopagus
E. Punden berundak – undak  

 

 

6. Perhatikan identifikasi atas perkakas berikut ini :
Merupakan prototype dari mata cangkul, dihasilkan dari proses mencetak logam, kemudian diasah ,sehingga kemampuannya setara dengan cangkul, yaitu dapat digunakan untuk membalik tanah pada proses bercocok tanam dengan cara bersawah.
Perkakas yang dimaksud dalam bacaan tersebut adalah ...
A. kapak genggam chopper
B. kapak genggam pebble
C. kapak lonjong
D. kapak persegi
E. kapak corong

7. Dalam masa praaksara (prasejarah) indonesia, corak kehidupan dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan dibagi menjadi dua masa, yaitu....
A. masa berburu dan mengumpulkan makanan primer dan masa berburu dan mengumpulkan makanan sekunder
B. masa berburu dan mengumpulkan makanan tradisional dan masa berburu dan mengumpulkan makanan modern
C. masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana dan masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut
D. masa berburu dan mengumpulkan makanan pokok dan masa berburu
mengumpulkan makanan tambahan
E. masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat dasar dan masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat tinggi

8. Masyarakat pada masa berburu dan meramu tingkat awal memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara ....
A. Berhuma
B. Berkebun
C. Berladang
D. menangkap ikan
E. bersawah

9. Masyarakat praaksara hidup secara nomaden. Nomaden artinya ....
A. bergantung pada alam
B. berpindah dari satu tempat ketempat lain
C. mengumpulkan bahan makanan
D. berburu binatang
E. memproduksi makanan

10. Pembagian kerja dikalangan manusia purba pada masa food gathering/berburu dan meramu didasarkan pada ....
A. Umur
B. jenis kelamin
C. besar kecilnya tubuh
D. kekuasaan
E. kedudukan

11. Kehidupan menetap pada manusia purba mulai dilakukan pada masa....
A. berburu dan mengumpulkan makanan
B. bercocok tanam
C. perundagian
D. bersawah
E. megalitikum

12. Perkakas masa Mesolitikum terbuat dari batu yang diproses sederhana dengan cara dibelah menjadi dua bagian batu yang memiliki sisi sisi yang tajam, hal tersebut mempengaruhi cara masyarakata pada masa ini dalam memenuhi kebutuhan hidup , yaitu ....
A. berdagang
B. berburu dan mengumpulkan makanan
C. bercocok tanam dengan cara berkebun
D. bercocok tanam dengan cara berladang
E. bercocok tanam dengan cara bersawah

13. Salah satu hasil kebudayaan Megalithikum adalah Menhir yang berfungsi ....
A. tempat mengikat binatang korban persembahan untuk arwah nenek moyang
B. tempat meletakan sesajian untuk arwah nenek moyang
C. tempat mengubur jasad nenek moyang yang meninggal
D. tempat melakukan ritual upacara penyembahan arwah nenek moyang
E. tempat rekreasi untuk mengenang arwah nenek moyang

14. Dua daerah yang diperkirakan sebagai pusat kebudayaan Palaeolithikum adalah ....
A. Ngandong dan Sangiran
B. Sangiran dan Mojokerto
C. Pacitan dan Ngandong
D. Pacitan dan Mojokerto
E. Sangiran dan Pacitan

15. Jaman Neolithikum merupakan era revolusi dalam kehidupan masyarakat pra sejarah Indonesia yaitu perubahan dari ....
A. food gathering menjadi food producing
B. menggunakan perkakas batu menjadi perkakas logam
C. pola hunian Sedenter ( menetap ) menjadi Nomaden ( berpindah )
D. menganut kepercayaan Animisme menjadi dinamisme
E. mengembangkan kemampuan mengasah menjadi mencetak