Materi IPA Kelas X BAB IV Hukum Dasar Kimia Di Sekitar Kita



 

 Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari Bab ini, Kalian dapat
1) mendeskripsikan ciri-ciri reaksi kimia,
2) mendeskripsikan jenis-jenis reaksi kimia,
3) mendeskripsikan cara menuliskan persamaan reaksi kimia yang setara,
4) menganalisis konsep dan hitungan empat hukum dasar kimia (hukum Lavoisier, hukum Proust, hukum Dalton, dan hukum Gay Lussac), dan
5) menerapkan hukum dasar kimia untuk menyelesaikan kasus dalam kehidupan sehari-hari.

Indonesia kaya akan hamparan sawah yang terlihat hijau meneduhkan mata. Sawah ditanami padi sebagai salah satu upaya ketahanan pangan nasional dan dunia. Nah salah satu lahan yang dijadikan sawah itu ternyata merupakan daerah rawa pasang surut.




Percayakah Kalian? Salah satu media massa menyebutkan bahwa pada ahun 2018 Provinsi Kalimantan Selatan, tepatnya Kabupaten Barito Kuala, Kecamatan Jejangkit, Desa Jejangkit Muara, mengubah lahan rawa pasang surut menjadi lahan padi.

Lahan rawa ini sudah 15 tahun dibiarkan terlantar. Semak belukar menutupi tanah yang becek, lembab, warna air kecoklatan, dan keasaman tanah mencapai pH 2-3. Langkah yang dilakukan agar lahan rawa menjadi produktif adalah menebas semak-semaknya, meratakan tanahnya dengan traktor, membuat tanggul, saluran dan pintu air lalu menetralkan keasaman tanah dengan kapur dolomit. Rumus kimia kapur dolomit yaitu MgCO₃.CaCO
. Petani yang tadinya tidak berminat menanam padi akhirnya bersemangat untuk menjadikan lahan barunya menjadi produktif.

Keunikan panen padi di lahan bekas rawa umumnya berlangsung pada musim kemarau sehingga menjadi ketahanan pangan justru di masa paceklik. Ketahanan pangan adalah salah satu agenda pembangunan berkelanjutan (sustainability development goals) PBB hingga tahun 2030
yaitu agenda nomor dua.


Sumber: http://balittra.litbang.pertanian.go.id/index.php/berita/info-aktual/2330-bangkitnya-lahan-rawa

 

Berdasarkan artikel tersebut mengapa tanah rawa yang sangat asam akhirnya bisa ditanami padi? Adakah reaksi kimia yang terjadi?


Reaksi kimia apakah itu? Berapa banyak kapur dolomit yang dapat ditambahkan? Bagaimana cara menghitungnya? Pertanyaan apa lagi yang ingin Kalian ajukan terkait artikel ini?

4.1. Ciri-ciri, Jenis, dan Cara Menuliskan Reaksi Kimia.

Halo Pelajar Pancasila, pada Bab 3 Kalian telah mengenal reaksi kimia dalam kehidupan sehari-hari terkait pelestarian lingkungan serta cara menulis persamaan reaksinya. Ayo mengingat kembali cara menulis persamaan reaksi kimia. 

Pospor (P₄) padat dan gas oksigen (O₂) dapat bereaksi secara spontan menghasilkan gas difosfor pentaoksida (P₂O₅) disertai cahaya yang sangat terang. Bagaimana menuliskan reaksi yang terjadi dengan cara yang benar? Ayo tulis jawaban lalu diskusikan di kelas.

Reaksi kimia menjadi bagian dalam kehidupan. Bagaimana kita mengetahui bahwa telah terjadi reaksi kimia? Apa dan bagaimana ciri terjadinya reaksi kimia?
Diskusikan dalam kelompok lalu prediksilah ciri terjadinya reaksi kimia menurut pendapat Kalian.

 




Dari semua jawaban yang telah Kalian tulis, ayo kembangkan keingintahuan Kalian dengan melakukan Aktivitas 4.1 berikut.